Selasa, 30 November 2010

Pengaruh Dzikir Terhadap Kesehatan Jiwa

Tulisan 5 Bahasa Indonesia

Surat al-Ra'd / 13:28, menyebutkan bahwa dengan mengikat (dzikir) kepada Allah maka hati menjadi tenteram. Dzikir sebagai metode mencapai ketenangan hati dilakukan dengan tata-cara tertentu. Dzikir dipahami dan di ajarkan dengan mengucapkan kalimat-kalimat thayyibah secara keras (dzikr jahr), dan dengan kalimat-kalimat thayyibah yang memfokus, dari kalimat syahadat La ilaha illa Allah ke lafazh Allah dan sampai ke lafazh hu.

Sebenarnya hubungan dzikir dengan ketentraman jiwa dapat dianalisis secara ilmiah. Dzikir secara lughawi artinya ingat atau menyebut. Jika diartikan menyebut maka peranan lisan lebih dominan, tetapi jika diartikan ingat, maka kegiatan berpikir dan merasa (kegiatan psikologis) yang lebih dominan. Dari segi ini maka ada dua alur pikir yang dapat diikuti:

a) Manusia memiliki potensi intelektual. Potensi itu cenderung aktif bekerja mencari jawab atas semua hal yang belum diketahuinya. Salah satu hal yang merangsang berpikir adalah adanya hukum kausalitas di muka bumi ini. Jika seseorang melahirkan suatu penemuan baru, bahwa A disebabkan B, maka berikutnya manusia tertantang untuk mencari apa yang menyebabkan B. Begitulah seterusnya sehingga setiap kebenaran yang di temukan oleh potensi intelektual manusia akan diikuti oleh penyelidikan berikutnya sampai menemukan kebenaran baru yang mengoreksi kebenaran yang lama, dan selanjutnya kebenaran yang lebih baru akan ditemukan mengoreksi kebenaran yang lebih lama.

Sebagai makhluk berfikir manusia tidak pernah merasa puas terhadap 'kebenaran ilmiah' sampai ia menemukan kebenaran perenial melalui jalan supra rasionalnya. Jika orang telah sampai kepada kebenaran ilahiah atau terpandunya pikir dan dzikir, maka ia tidak lagi tergoda untuk mencari kebenaran yang lain, dan ketika jiwa itu menjadi tenang, tidak gelisah dan tidak ada konflik batin. Selama manusia masih memikirkan ciptaan Allah dengan segala hukum-hukumnya, maka hati tidak mungkin tenteram dalam arti tenteram yang sebenarnya, tetapi jika ia telah sampai kepada memikirkan Sang Pencipta dengan segala keagungannya, maka manusia tidak sempat lagi memikirkan yang lain, dan ketika itulah puncak ketenangan dan puncak kebahagiaan tercapai, dan ketika itulah tingkatan jiwa orang tersebut telah mencapai al- nafs al-muthma'innah.

b) Manusia memiliki kebutuhan dan keinginan yang tidak terbatas, tidak ada habis-habisnya, padahal apa yang dibutuhkan itu tidak pernah benar-benar dapat memuaskan (terbatas). Oleh karena itu selama manusia masih memburu yang terbatas, maka tidak mungkin ia memperoleh ketentraman, karena yang terbatas (duniawi) tidak dapat memuaskan yang tidak terbatas (nafsu dan keinginan). Akan tetapi, jika yang dikejar manusia itu Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang tidak terbatas kesempurnaan-Nya, maka dahaganya dapat terpuaskan. Jadi jika orang telah dapat selalu ingat (dzikir) kepada Allah maka jiwanya akan tenteram, karena 'dunia' manusia yang terbatas telah terpuaskan oleh rahmat Allah yang tidak terbatas.

Hanya manusia pada tingkat inilah yang layak menerima panggilan-Nya untuk kembali kepada-Nya dan untuk mencapai tingkat tersebut menurut al-Rozi hanya dimungkinkan bagi orang yang kuat potensinya dalam berpikir ketuhanan atau kuat dalam 'uzlah dan kontemplasi (tafakkur)-nya.

Jadi al-nafs al-muthma'innah adalah nafs yang takut kepada Allah, yakin akan berjumpa dengan-Nya, ridlo terhadap qodlo-Nya, puas terhadap pemberian-Nya, perasaannya tenteram, tidak takut dan sedih karena percaya kepada-Nya, dan emosinya stabil serta kokoh.

Wassalam,

Suara Mengaji Dipagi hari

Tulisan 4 Bahasa Indonesia

Setiap pagi disaat hendak bangun tidur saya selalu mendengar suara orang mengaji, mulanya saya tidak begitu memperhatikan. Lama kelamaan suaranya terdengar syahdu. Suara mengaji itu suara ibu saya. Biasanya saya terus mandi, sholat subuh berjamaah kemudian ibu saya melanjutkan mengaji sementara saya bersiap hendak berangkat ke kapus. Tidak lama Hana, adik saya bangun dari tidurnya dan siap berangkat ke sekolah. Sementara adik saya yang satu lagi, Hisyam masih tertidur pulas.

Hampir seperti itulah yang terjadi tiap pagi, kebiasaan mengaji dipagi terkadang membuat ibu saya ada perasaan tidak tega, terbayang betapa capeknya mengurus rumah, nyuci baju, apalagi merawat Hana & Hisyam. Terus paginya selalu bangun lebih awal dari saya. Sampai suatu ketika saya menyarankan agar tidak usah terlalu bangun pagi, biarlah saya sarapan aja di kampus, tidak usah menyiapkan sarapan. Kata ibu, saya bangun pagi agar bisa mengaji, memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala agar Asep selalu diberi keselamatan dan kesehatan.'

'Hiasilah rumah- rumah kalian dengan bacaan al-qur`an.' (HR. Bukhari & Muslim)

Wassalam,

Nikmatnya Iman

Tulisan 3 Bahasa Indonesia

Malam yang sepi, udara terasa dingin. Hujan mengguyur jalanan tampak basah kuyup. Seorang bapak yang berprofesi pengusaha menikmati teh hangat, setiap sruputannya terasa nikmat. Malam itu di Rumah Amalia bertutur, sudah lama dirinya bertaubat, tidak mau lagi berkumpul-kumpul untuk melakukan hal-hal yang negatif. Teman-temannya selalu mengejek dengan tujuan agar dia mau ke jalan yang lama. Teman-temannya merasa kehilangan, melontarkan cemohan. 'Nggak usah sok alim lah.' 'Apa kamu sudah yakin akan masuk surga? 'Sudah hapal belum Juz Amma?' 'Apa kamu sudah ngerti tuh isi al-Quran?'

Setelah menghela napas, matanya berkaca-kaca. Tiba-tiba air matanya menetes deras. 'Saya memang bukanlah orang Islam yang baik Mas Asep. Namun yang jelas dulu saya adalah pemabuk, alhamdulillah sekarang tidak lagi. Dulu, saya suka memukul istri dan menghajar anak-anak karena hal-hal yang sepele. Saya mudah marah tapi sekarang tidak lagi. Dulu saya tidak pernah pulang, sekarang kalo tidak pulang, saya kangen dengan anak-anak dan istri saya.' ucapnya. 'Saya bisa merasakan nikmatnya iman kepada Allah dan itu telah merubah segalanya yang ada pada diri saya menjadi lebih baik.' Lanjutnya.

Teman, iman kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala hanya bisa dirasakan bukan diperdebatkan. Iman menjadikan hidup kita, transformasi diri sehingga kita bisa berubah dan berguna bagi sesama. Iman adalah sebuah perubahan dari benci menjadi cinta, hina menjadi mulia, sengsara menjadi bahagia, tangisan menjadi senyuman. keburukan menjadi kebaikan.

'Barang siapa mengerjakan amal sholeh, baik laki2 maupun perempuan, dalam keadaan beriman maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami balas mereka dengan pahala yang lebih baik atas apa yang telah dikerjakan.' (QS. an-Nahl :97).

Wassalam,

Manfaat Membaca al-Quran

Tulisan 2 Bahasa Indonesia

Pada suatu hari ada seorang ibu yang bertandang ke Rumah Amalia. Beliau bertanya, 'Mas Asep, saya kalo membaca kitab suci al-Quran kenapa kok nggak ngerti ya?' Saya kemudian balik bertanya, 'Bagian mana ibu tidak mengerti?' 'Pokoknya ya setiap kali membaca al-Quran.' Kali ini giliran saya yang bingung mendengar jawaban beliau.

Saya kemudian membantu menjelaskan dengan memberikan contoh, 'Ibu tahu saringan yang untuk memeras kelapa agar mendapatkan santan?' Beliau mengangguk, tanda mengerti maksud saya. 'Kalo ada saringan yang kotor dan ibu berkenan menaruhnya dibawah kran dengan air yang mengucur deras, apakah saringan itu bisa menampung air?' Beliau menggeleng kepala. 'Bila ibu terus mengucurkan air ke saringan kotor kira-kira apa yang terjadi?' Beliau tersenyum dan menjawab, 'Saringannya menjadi bersih Mas Asep.' 'Nah, seperti itulah kita, kalo kita mengaji atau membaca kitab suci al-Quran, mungkin ibu tidak mengerti namun bila ibu membacanya terus menerus, tentunya ibu menjadi mengerti. Jika ibu membacanya rajin tiap pagi atau sehabis sholat maghrib selain kita mendapatkan petunjuk dari Allah sekaligus membersihkan kotoran hati kita.' Wajah beliau nampak berseri-seri tanda mengerti apa yang saya maksud.

Teman, bila kita membaca novel, nonton TV atau Film, menghapal lagu paling cepat untuk mengerti dan menghapalnya. Namun bila untuk mengaji atau membaca kitab suci al-Quran baru satu ayat, mata sudah terasa lengket. Beberapa kali menguap. Baru lima menit membaca sudah seperti lima jam rasanya. Ketika kita bersungguh-sungguh untuk membaca dan meresapi isi kitab suci al-Quran akan banyak sekali manfaatnya dan meresapi makna yang terkandung di dalamnya, sangat terbukti untuk kegunaannya, membersihkan segala kotoran dihati kita, mendatangkan keberkahan, kebahagiaan dan keselamatan bagi hidup kita dan keluarga kita.

'Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah dan kitab yang menerangkan. Dengan kitab itulah Allah menunjukkan orang-orang yang mengikuti keridaan-Nya ke jalan keselamatan dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya dan menunjukkan mereka ke jalan yang lurus.' (QS. al-Maidah :15-16).

Yuk, kita budayakan membaca al-Quran. Manfaatnya banyak sekali..!

Wassalam,

Hidup Adalah Anugerah

Tulisan 1 Bahasa Indonesia

Kesepian setelah perceraian dengan seseorang yang dicintai yang semula diharapkan menjadi teman dalam perjalanan hidup menimbulkan perasaan perih dan luka dihati, rasa penyesalan atas keputusan yang tergesa-gesa hanya terdorong jengkel, marah, benci dikhianati oleh perbuatan suami yang dinilai telah menjatuhkan harga diri. Kemudian timbul kesulitan demi kesulitan menerpa dalam hidupnya. Rasa bersalah karena keputusannya telah membuat dirinya dan anak-anaknya terpuruk dalam penderitaan. Masalah keuangan, pandangan masyarakat dan keluarga, berbagai konflik batin membuatnya menjadi tertekan.

Namun, alhamdulillah. Ketekunan dalam mendekatkan diri kepada Allah membuat dirinya bertahan menghadapi penilaian negatif. Justru dalam kesendirian dan kesepian, ia semakin mengenal dan menemukan dirinya, semakin mengerti hakekat hidup dan mengisi dengan berbagai aktifitas yang positif untuk dirinya, anak-anaknya dan untuk masyarakat disekitarnya. Juga kehadiran dirinya di Rumah Amalia. Saya mengatakan kepada beliau bahwa hidup ini adalah anugerah, hidup ini lebih berharga daripada harga diri kita.

Semua itu diperolehnya tidak begitu saja, melainkan berkah dari ketekunan dan usahanya untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Sang Khaliq. Kesempatan mengikuti kegiatan di Rumah Amalia membuat dirinya semakin menyadari bahwa masih banyak yang dilakukan sebagai hamba Allah dan melakukan kebaikan bagi sesama. Beliau menyadari bahwa masih banyak cobaan yang akan dihadapinya namun dirinya berharap mampu melewati semua itu sampai akhir hayatnya tiba dan kini sudah tidak ada lagi kebencian, marah, dendam dan penyesalan, tidak ada lagi kesepian dan kesendirian atau tertekan seperti dulu lagi karena beliau menyakini hidup ini adalah anugerah yang diberikan Allah kepada dirinya agar senantiasa disyukuri.

'Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baiknya pelindung. Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak ditimpa suatu bencana dan mereka mengikuti keridhaan Allah. Allah mempunyai karunia yang besar.' (QS. Ali Imran : 173-174).

Wassalam,

Tugas 3 :Softskill Bahasa Indonesia 1

Membuat Contoh Paragraf Dengan Metode : 1.Metode Definisi 2.Metode Sebab-Akibat 3.Metode Proses 4.Metode Contoh 5.Metode Klafikasi


Membuat Contoh Paragraf Dengan Metode :

1.Metode Definisi
2.Metode Sebab-Akibat
3.Metode Proses
4.Metode Contoh
5.Metode Klafikasi

Seputar membahas sedikit apakah paragraf itu?
Paragraf itu adalah Unit terkecil sebuah karangan yang terdiri dari kalimat pokok atau gagasan utama dan
kalimat penjelas atau gagasan penjelas.

1. Metode Definisi

Contoh Paragraf Dengan Metode Definisi :
Karya sastra adalah ekspresi artistik manusia dengan menggunakan bahasa. Tidak semua karya artistik menggunakan bahasa, juga tidak semua ekspresi yang menggunakan bahasa adalah satra. Oleh karena itu, yang dimaksud dengan sastra atau karya sastra harus dikaitkan antara ekspresi artistik di satu pihak dan penggunaan media bahasa dipihak lainnya. Dengan demikian,kita akan beroleh pemahaman yang benar.

2. Metode Sebab-Akibat

Contoh Paragraf Dengan Metode Sebab-Akibat :
Anak-anak muda itu malas bekerja. Dapatkah mereka bertahan dalam kemalasan ketika mereka lapar? Karena malas bekerja, mereka mencuri sepeda motor yang parkir di tepi jalan,dan motor tersebut di jual dengan harga murah,akan tetapi pihak pembeli motor tersebut pura-pura tidak curiga dengan si penjual motor curian ini,setelah motor ini dalam proses nego harga,si pembeli tersebut diam-diam menelpon polisi dan akhirnya polisi tersebut langsung menyergap si penjual motor hasil curian tersebut.

3. Metode Proses

Contoh Paragraf Dengan Metode Proses :
Kecelakaan itu secara kronologis prosesnya sebagai berikut. Pertama, lampu stopan itu sudah menyala merah tetapi supir angkutan kota yang kami tumpangi itu tetap menerobosnya. Kedua, kami pun berusaha memperingatkannya dengan berbagai cara akan tetapi ia tidak menghiraukannya.Ketiga,tiba-tiba dari arah berlawanan ada mobil truk mau belok kiri. Karena truk itu dalam kecepatan tinggi lajunya, tidak bisa dihindari tabrakan itu pun terjadilah. Andai saja truk itu tidak melaju dangan kencang, kendaraan itu bisa berhenti seperti kendaraan lainnya,sekalipun kami harus menyumpah-serapahi pengemudi angkot yang sembrono itu.Terakhir, aku tidak sadar setelah terjadi tabrakan itu, tahu-tahu kami sudah dirumah sakit lagi dirawat.

4. Metode Contoh

Contoh Paragraf Dengan Metode Contoh :
Penerapan teknologi itu harus diiringi pula oleh usaha mempersiapkan mental para pemakainya dan juga rasa kepedulian. contohnya,peggunaan boks telepon umum.Karena masyarakat belum siap atau belum memiliki kesadaran yang baik,boks telepon umum tersebut itu seringkali mereka pakai untuk buang air kecil.Mungkin saja kita bisa memahami mereka karena kebelet buang air kecil akan tetapi kenapa harus buang air kecil di boks telepon umum tersebut.

5. Metode Klafikasi

Contoh Paragraf Dengan Metode Klafikasi :
Berdasarkan kecerdasannya manusia dibagi atas empat kelompok. Pertama, manusia yang jenius. Kelompok ini sangat jauh melampaui manusia yang rata-rata.Kedua, orang-orang pandai.Kelompok ini satu tingkat di atas kelompok rata-rata.Ketiga,kelompok rata-rata, yaitu kelompok yang kepandaiannya biasa-biasa.Kelompok terakhir, yaitu kelompok lambat, yaitu kelompok manusia yang kepandaiannya di bawah rata-rata.

Tugas 2 :Softskill Bahasa Indonesia 1

Tugas Analisa EYD dan Diksi Pada 2 Jenis Contoh Koran

Pengerukan Pasir di Kali Code Aman

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak tujuh backhoe dikerahkan untuk mengeruk pasir yang mendangkalkan Kali Code, Yogyakarta akibat adanya lahar dingin dari Gunung Merapi.

"Peralatan backhoe ini akan disiagakan untuk membantu pengerukan Kali Code selama sepuluh hari," kata Komandan Kodim 0734 Yogyakarta, Letkol Arudji Anwar di Yogyakarta,
Sabtu (13/11/2010).

Menurut dia, pendangkalan Sungai Code tersebut harus diantisipasi dengan cara pengerukan agar saat terjadi banjir lahar dingin kiriman dari Kali Boyong yang menjadi hulu Kali Code, sungai di Kota Yogyakarta tersebut mampu menampung limpahan material tersebut dan tidak meluap ke permukiman warga yang berada di bantaran sungai.

Selain dibantu oleh tujuh backhoe, pengerukan Kali Code tersebut juga dibantu 600 personel TNI, polisi, pengusaha dan juga masyarakat di sekitar sungai tersebut.

"Pasir yang telah dikeruk tersebut akan diangkat ke samping sungai dan digunakan untuk meninggikan tanggul," kata Arudji Anwar yang menyebut pengerukan sungai tersebut bukan hanya menjadi tugas dari Pemerintah Kota Yogyakarta.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Yogyakarta Suyana mengatakan, upaya pengerukan pasir di sungai tersebut cukup aman dan masyarakat yang bergotong-royong melakukan pengerukan tidak perlu mencemaskan adanya gas-gas pencemar yang berbahaya.

"Kami sudah melakukan pengecekan terhadap kadar oksigen air sungai, dan hasilnya cukup bagus sehingga masih normal untuk kehidupan ikan atau makhluk hidup lainnya," katanya.

Ikan-ikan di Kali Code yang mati setelah ada aliran lahar dingin yang pertama kalinya tersebut, lanjut Suyana, kemungkinan disebabkan aliran lahar pertama tersebut masih banyak mengandung belerang.

"Tapi sekarang sudah cukup aman. Pasir dari Merapi memang mengandung berbagai unsur yang bersifat radioaktif dalam kadar yang sangat kecil, tapi itu memang normal," katanya.

BLH, lanjut dia, juga tengah meneliti kecenderungan kondisi air sumur warga yang berada di sepanjang Kali Code selama satu pekan, untuk melihat perkembangan tingkat kekeruhan, keasaman, kandungan nitrat, sulfat dan seng.

"Sudah ada keluhan sumur warga yang keruh, seperti di daerah Jambu, sehingga warga diimbau untuk sementara tidak mengomsumsinya," katanya.

Selain melakukan pengerukan terhadap sungai, BLH juga membantu tiga tangki air untuk pembersihan sejumlah ruas jalan seperti Jalan Cendana, Jalan Kusumanegara, dan Jalan Sultan Agung.




Penjahit Pakaian Ditemukan Tewas

JAKARTA (Pos Kota) – Seorang tukang penjahit pakaian ditemukan tewas mengenaskan di pinggir rel kereta api Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/11)dinihari. Korban diketahui bernama Darmawan, 64, diduga di tabrak kereta ekonomi dari arah Duku Atas menuju Stasiun Manggarai karena kondisinya hancur.

Jasad korban diketahui pertama kali oleh, Sutikno, 30, warga sekitar yang tidak sengaja melintas dilokasi saat ingin pulang. Kepala dan tubuh korban yang hancur tersebut spontan membuat warga sekitar geger. Anggota Polsek Menteng yang mendapat informasi kemudian melakukan identifikasi.

Korban mengenakan baju batik dan celana bahan itu diketahui warga yang tinggal dio Jalan Pariaman, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan dari KTPnya di dalam dompet. Petugas kemudian membawa korban ke RSCM untuk dilakukan tindakan otopsi.



A.Analisa EYD Pada Berita Kompas :

1.Pada paragraf 3 ada kesalahan tentang penyebutan seseorang:
Menurut dia, pendangkalan Sungai Code tersebut harus diantisipasi dengan cara pengerukan agar saat terjadi banjir lahar dingin kiriman dari Kali Boyong yang menjadi hulu Kali Code, sungai di Kota Yogyakarta tersebut mampu menampung limpahan material tersebut dan tidak meluap ke permukiman warga yang berada di bantaran sungai.

Seharusnya pada paragraf 3,menurut dia,tidak cocok untuk digunakan dalam sebuah penulisan koran seharusnya harus mencantumkan"dia"ini lebih baik namanya dari pada"dia"tersebut.

B.Analisa Diksi (pilihan kata yang di gunakan) untuk berita Kompas:

1.Dari segi judul:
Pada judul tersebut harus mencantumkan pasir tersebut di keruk karena menggandung belerang,Cotohnya :Pengerukan Pasir Yang Mengandung Belerang di Kali Code.Maksudnya supaya dari judul berita tersebut lebih jelas dan maksud tujuan berita tersebut.


A.Analisa EYD Pada Berita Pos Kota :

1.Pada paragraf 2,tentang pengunaan koma.
Korban diketahui bernama Darmawan, 64, diduga di tabrak kereta ekonomi dari arah Duku Atas menuju Stasiun Manggarai karena kondisinya hancur.

Seharusnya pada paragraf tersebut yang korban diketahui bernama Darmawan 64 tahun,diduga
di tabrak kereta ekonomi dari arah Duku Atas menuju Stasiun Manggarai karena kondisinya hancur.

B.Analisa Diksi (pilihan kata yang di gunakan) untuk berita Pos Kota:

1.Pada paragraf 4 yang kata hancur.
Kepala dan tubuh korban yang hancur tersebut spontan membuat warga sekitar geger.

Seharusnya kata hancur untuk kepala dan tubuh kurang cocok digunakan,karena kata hancur lebih sering digunakan pada sesuatu pada benda mati.

Kesimpulan:
Menurut saya dari ke 2 contoh berita koran tersebut,yaitu koran Kompas dan Pos Kota,lebih banyak diksinya koran Pos Kota dibandingkan dengan koran Kompas,jadi kesimpulannya bahwa
lebih bagus dan cocok koran Kompas dalam pemilihan kata,begitu juga dalam penulisan dibandingkan koran Pos Kota.